Minggu, 13 September 2009

Artikel Kesehatan Tentang Asma

Anda bisa kujungi web ini untuk mempelajari tentang sakit ASMA
http://kidshealth.org/kid/asthma_basics/index.html

Anda bisa juga melihat cara kerja kelainan pada saluran pernapasan di paru-paru dengan tayangan video sehingga anda akan mengetaui apa yang sebenarnya di namakan ASMA.klik aja di wab ini

http://kidshealth.org/kid/asthma_basics/monitoring/asthma_medicines.html

harapan saya agar anda mengerti tentang ASMA

Hasiat Dari Tanaman Jahe

Di ambil dari : http://duniatanaman.com/

Jahe, lebih dari sekedar bumbu dapur, karena terbukti manjur mengusir berbagai penyakit. Bahkan NASA, pernah tertarik meneliti khasiat jahe untuk mengatasi mabuk para awaknya.

Tidak ada yang tahu persis asal mulanya tanaman jahe alias zingiber officinale telah dikenal sebagai bumbu dapur yang berkhasiat obat sejak ratusan tahun yang lalu.

Di cina, jahe kering telah dipakai sebagai bahan baku obat oleh seorang tabib yang hidup pada zaman kaisar Shen Nong, yang hidup 2000 tahun sebelum masehi. Di cina juga di temukan dua buku kedokteran yang pertama kali membahas khasiat jahe segar pada tahun 500 masehi. Selain di negeri tirai bamboo, yang dikabarkan telah mengenal jahe 2000 tahun sebelum masehi adalah india.

Negara-negara barat juga banyak yang memanfaatkan jahe sebagai obat traditional. Setidaknya itu dibuktikan dengan bahasan khasiat tanaman jahe yang tertulis pada buku kedokteran anglo saxon yang terbit pada abad ke 11. Dua abad kemudian, jahe merupakan bumbu dapur yang sangat popular di inggris, setelah lada hitam. Harga bumbu dapur ini juga ketika itu selangit, untuk memperoleh 1 pon ( setengah kilogram) jahe, harus mengeluarkan uang yang nilainya setara sengan seharga seekoor domba.

SEJARAH PENGOBATAN
Di cina, jahe segar di anggap berbeda dengan jahe kering. Bahkan ada seorang ahli tumbuhan kuno yang mengira jahe berasal dari dua tanaman yang berbeda. Ahli pengobatan sering memakai jahe segar untuk mengusir ‘hawa dingin’ atau ‘ racun’ dan mengurangi rasa mual. Sementara jahe kering di pakai untuk menyembuhkan kekurangan ‘hawa dingin’ pada nyeri lambung , nyeri perut, diare, batuk dan rematik.

Di india jahe segar juga dimanfaatkan untuk mengobati mual, asma, batuk dan rasa nyeri yang hebat dan mendadak, juga dipakai untuk mengatasi jantung berdebar-debar, gangguan pencernaan, nafsu makan menurun dan rematik bahkan , pada abad ke 19, sari jahe menjadi obat asma dan batuk yang popular di india. Untuk obat batuk, sari jahe di campur jus bawang putih segar dan madu, sedangkan untuk meredakan mual, jahe segar ditambah sedikit madu dan sejumput bulu burung merak bakar. Bubuk jahe segar juga bisa di campur air, kemudian di aduk hingga berbentuk pasta dan dioleskan di pelipis untuk meredakan sakit kepala.

Kebanyakan orang eropa minum teh jahe untuk mengatasi gangguan pencernaan. Sebuah penelitian menyebutkan bahwa minum dua atau tiga cangkir penuh the jahe dapat mengurangi gejala gout (penyakit radang sendi akibat kelebihan asam urat), perut kembung atau gangguan pencernaan (akibat terlalu banyak minum minuman keras ). Selain itu jahe juga memiliki khasiat memperlancar peredaran darah.

PENELITIAN TERBARU
Peneliti-penelit modern ternyata member dukungan terhadap penggunaan ‘ramuan tradisional’ jahe ini. Dari hasil penelitian, ekstrak jahe, baik dari jahe segar maupun jahe kering, berkhasiat dalam mengatasi infeksi bakteri, infeksi jamur, kejang, nyeri, luka serta gangguan lambung, tumor, kram dan reaksi alergi. Ekstrak jahe yang di teliti adalah sesuai standard gingerol, yaitu ekstrak yang tidak kehilangan rasa dan aroma jahe yang tajam.

Penelitian terhadap binatang percobaan tikus yang di lakukan di cina dan Negara – Negara barat, menunjukan bahwa jahe segar ampuh untuk meredakan nyeri dan infeksi. Percobaan in vitro (laboratorium) memperlihatkan bahwa jahe menghambat oksidasi (= bersifat antioksidan) sehingga dapat mengurangi resiko penyakit kanker, dan juga menghambat pertumbuhan dari kuman.

Jahe juga bermanfaat untuk sirkulasi darah. Tumbuhan rimpang ini memiliki khasiat antikoagulan (anti pembekuan darah) yang lebih hebat dari pada bawang putih atau bawang merah. Jahe juga mampu menurunkan kadar kolesterol karena bisa mengurangi penyerapan kolesterol dalam darah dan hati. Penelitian yang dilakukan oleh ahli-ahli di jepang memperlihatkan bahwa jahe dapat menurunkan tekanan darah dengan jalan mengurangi laju aliran darah perifer (aliran drah tepi).

Para ahli juga ada yang mencoba jahe untuk mengobati migren. Pengujian ini di dorong terapi ayurveda untuk mengobati gangguan pada sistem saraf. Khasiat jahe sebagai obat migren ini masih memerlukan penelitian lebih lanjut.

Pada umumnya penelitian jahe diutamakan untuk mengetahui efeknya terhadap pencernaan. Di negeri cina, hasil penelitian yang dilakukan terhdap manusia menunjukan bahwa minuman yang terbuat dari jahe segar dapat menurunkan sekresi asam lambung selama beberapa jam. Kemudian meningkat kembali setelah beberapa lama. Penelitian lainnya menyatakan bahwa akar jahe kering aakan memperkuat lambung, usus halus dan mencegah muntah.

Penelitian terbaru menunjukan ekstrak aseton dan methanol yang berasal dari jahe memiliki efek yang kuat untuk menghambat terjadinya tukakl ( luka) pada lambung. Penelitian lainnya menunjukan bahwa gingerol mampu mengatasi afek toksisitas (keracunan) pada hati dengan jalan meningkatkan asam empedu.

http://duniatanaman.com/
Posted in Tanaman Obat | 8 Comments

« Older Entries

Sabtu, 12 September 2009

Setting Mikrotik Wireless

Artikel
Setting Mikrotik Wireless Bridge
Kategori: Tips & Trik
http://www.mikrotik.co.id/artikel_lihat.php?id=13

Jika anda ingin belajar banyak tentang Jaringan komputer anda bisa kunjungi
situs : http://ilmukomputer.org/category/jaringan-komputer/

MENGENDALIKAN NAFSU PADA DIRI KITA

Jika kita mau memahami tentang diri kita pastilah kita akan mendapatkan pengenalan pada setiap bagian tubuh kita baik bagian luar maupun pada bagian dalam nya. Dan apa bila kita telah mengenal satu sama lainnya dari bagian tubuh kita tentulah kita akan mengerti masing-masing pekerjaan nya dan hubungan satu sama anggota lainnya di dalam tubuh kita.


Marilah kita coba secara global dan sederhana saja untuk memahami dan mengenal bagian dari diri kita dengan tujuan kita bisa mengendalikan nafsu yang ada dalam diri kita.


Anggota tubuh kita adalah ibarat sebuah kendaran bermotor yang terdiri dari Tubuh (body), Penggerak (engine) dan Pengendara/pengendali ( driver).

Dari sini kita sudah punya gambaran atau bisa merenungkan jika seseorang mengendarai mobil / kendaraan lainnya, prihal yang paling utama dan berperan penting adalah si pengemudinya.

Pengemudi yang handal dia bisa mengarahkan jalannya kendaraan dengan nyaman dan terasa aman, dia bisa mengendalikan dari jalan yang berlubang, licin, berdebu, becek dll rintangan . Dia juga bisa menahan dengan rem nya untuk berhenti namun mesin tetap hidup dan juga bisa mengendarai denagn kecepatan tinggi , juga bisa dengan kecepan rendah atau tergantung situasi keadaan di depan nya.


Pengumudi yang baik juga pandai merawat kendaraan nya, dia berusaha semaksimal mungkin pada kendaraan nya untuk tidak cacat tergores, peok , berkarat dan lainnya yang bisa terlihat rusak oleh dirinya dan orang lain , dan dia juga pintar merawat mesin , dia tau bahan bakar, bahan pelumas yang cocok untuk digunakan, begitu juga dengan pengaturan menggunakan mesin nya dalam waktu untuk perjalanan atau isteirahat dan masa service atau lainnya.


Pada diri kita pun sama hal nya demikian, akal dan fikiran kita adalah sebagai pengemudi nya dan nafsu/rasa adalah sebagai engine pengerak yang bertenaga sangat kuat, sedang tubuh kasar kita adalah hanya sebuah kerangka (body) alat bantu juga sebagi penampilan luarnya.

Kita bisa mengendalikan angota tubuh kita dengan pas ,nyaman dan aman juga tentram apa bila kita pandai dalam mengendalikan nafsu/rasa yang bergejolak dalam diri kita. Kita bisa mengambil langkah cepat juga bisa perlahan juga meng rem ( diam) tetapi tetap hidup ini tergantung situasi keadaan didepan yang kita hadapi.

Jika kita perhatikan dari rangkaian di atas , disini yang perlu dan utama untuk mengendarai dengan aman, nyaman dan juga tentram adalah terletak pada bagaimana sikap, moral, platihan hal yang baik dan benar terhadap si pengemudi nya ( akal dan fikir ) kita.

Oleh sebab itu agar si pengemudi ( akal dan fikir ) kita bisa menjadi seorang yang sangat tranpil dan cakap dalam mengemudi juga dalam perawatan kendaraan nya maka dia sejak dini harus sudah di beri pelatihan / pelajaran tentang cara bagaimana seorang pengemudi yang handal.

Pembentukan karakter moral pada pengemudi ( akal dan fikir ) adalah yang utama sampai terbentuk nya sikap kepribadian yang agung . Dan yang kedua adalah si pengemudi ( akal dan fikir ) harus mengetahui dan memahami cara kerja juga daya atau kekuatan kemampuan dari penggerak / engine ( nafsu/rasa ) itu. Dan yang ketiga si pengemudi ( akal dan fikir ) harus bisa dan mengerti aturan main di jalanan sebelum mengendarai nya dia harus belajar aturan main di jalanan atau rambu-rambu lalulintas ( tatanan adat-istiadat , budaya , karakter lingkungan , peraturan di masyarakat setempat ). Dan yang ke empat barulah dia mulai belajar atau melatih cara kerja menyetir, pedal gas , pedal rem , persneling dan tombol-tombol lainnya untuk menjalankan kendaraan tersebut atau pada tubuh kita bisa di ibaratkan kaki, tangan, kepala, dan panca indra lainnya sebagai alat bantu nya.

Sedang moral yang di bentuk dari awal tadi dia sangat berguna juga buat merapikan, membersihkan dan merawat kesemua tubuh nya.

Dari penjabaran di atas tentang bagaimana kita bisa mengendalikan nafsu akan lebih mudah di mengerti oleh orang umum masyarakat perkotaan karena perumpaman di ibaratkan sebuah kendaraan bermotor, bagi masyarakat yang jauh dari keramaian anda bisa mengganti nya dengan perumpamaan kendaraan nya adalah dengan binatang piaraan seperti misal nya kuda yang kita tunggangi.

Dan cara kerja nya sama , kalau engine itu adalah kekuatan tenaga dari kuda itu ( nafsu/rasa ), badan kuda adalah tubuh ( body), pengemudi itu adalah si penunggang kuda (akal dan fikir nya).

Atau bisa juga anda menggambarkan seorang penggembala kambing atau domba, si Pengembala adalah pengemudinya ( akal dan fikir ) dan gerakan domba adalah sebagai engine/ tenaga ( nafsu/rasa) dan bulu+raga domba adalah sebagai tubuh nya.

Juga pada pemerintahan anda bisa menggambarkan pada seorang Presiden ( kepala negara ) adalah sebagai pengendali (akal dan fikir ), dan keinginan atau gerakan rakyat adalah sebagai engine/ tenaga ( nafsu/rasa ), sedang angota badan itu ( rakyat ) adalah sebagai tubuh nya.

Banyak hal yang bisa di jadikan perumpamaan-perumpamaan sebagai pemahaman bagaimana kita bisa mengendalikan nafsu, di atas ini hanyalah bagian kecil dari perumpamaan sebagai contoh yang mudah untuk di perhatikan dan di pahami.


oleh Usman YB